10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Sebanyak 10 desa di Indonesia terpilih sebagai desa dengan keterbukaan informasi terbaik tahun 2021. Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Gede Narayana berharap desa yang memperoleh penghargaan itu terus meningkatkan pelayanan publik dalam keterbukaan informasi.

Gede juga mengungkapkan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan hak seluruh masyarakat, termasuk masyarakat desa. “Apresiasi kepada desa merupakan bentuk komitmen bahwa keterbukaan informasi publik juga dilaksanakan sampai dengan seluruh lapisan masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Gede seperti dikutip dari Tribunnews, Selasa (28/8/2021).

Sejalan dengan Ketua KIP, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menagatakan, saat ini keterbukaan informasi di desa telah dilaksanakan dengan berbagai cara, di antaranya melalui baliho dan pembuatan papan informasi di balai desa.

Ke depan, dalam rangka mendukung upaya digitalisasi informasi, Mendes PDTT menyampaikan, akan disusun aplikasi e-government pada tingkat desa. “Mulai tahun 2022 dikembangkan sistem akuntabilitas kinerja APBDesa atau yang kita sebut dengan Sakti Desa yang menunjukkan kepada publik tentang hasil, manfaat, dan dampak setiap sen APBDes yang dikeluarkan pada setiap tahun anggaran,” kata Halim.

Dengan demikian lengkap sudah sistem informasi desa mencakup aspek pendataan, perencanaan partisipatoris, implementasi kegiatan, dan akuntabilitas pertanggungjawaban,” lanjut Halim.

Adapun sepuluh desa terbaik penerima apresiasi implementasi keterbukaan informasi publik tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
  2. Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.
  3. Desa Blang Kolak I, Kecamatan Bebesan, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.
  4. Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
  5. Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
  6. Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
  7. Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Sanana, Maluku Utara.
  8. Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
  9. Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
  10. Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Ma’ruf Amin mengapresiasi 10 desa yang dapat menyajikan keterbukaan informasi publik terbaik kepada masyarakat. “Saya ucapkan selamat kepada 10 kepala desa yang terpilih atas kerja keras dan keberhasilannya dalam menata keterbukaan informasi publik di desanya, sehingga mendapatkan penghargaan sebagai desa terbaik,” kata Ma’ruf Amin.

Ia berharap penghargaan terhadap 10 desan ini dapat memberikan motivasi kepada desa-desa lain untuk mengutamakan keterbukaan informasi publik demi kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap keberhasilan ini menginspirasi desa-desa lainnya untuk berpacu membangun keterbukaan informasi dan mendorong partisipasi masyarakat menuju terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik,” katanya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 1 =

Scroll to Top